kapital

Senin, 21 Maret 2016

ASAL USUL DUKUH KARANG BOYO

Asal Usul Dukuh Karang Boyo
Pada zaman dahulu, ada sebuah dukuh yang bernama karang bolong yang terletak di Desa Kranggan. Nama “Karang” diambil dari kata Kranggan . Sedangkan kata Bolong sebab, di Dukuh tersebut terdapat sebuah gua yang terletak di bawah sebuah kebun yang mana kebun tersebut dikenal dengan keangkerannya yang menjadikan tidak ada seorangpun yang berani memasukinya.  Gua tersebut diberi nama Gua Kakang Gandhi karena, seseorang Kiai bernama Kakang Gandhi yang mempunyai kesaktian yang hebat berhasil memasuki Gua tersebut sampai menemukan tembusan Gua tersebut yang bertembusan dengan Gua Pakis. Maka dari itu, Gua tersebut diberi nama Kakang Gandhi. Dengan adanya gua tersebut menjadikan dukuh tersebut terdapat lubang di bawah dukuh tersebut. Kata bolong berasal dari bahasa jawa yang berarti berlubang. Maka jadilah Dukuh Karang Bolong.
Setelah Kiai Kakang Gandhi berhasil memasuki gua tersebut beliau berkelana mengajar ilmu agama kepada orang-orang yang masih kurang mengetahui tentang ilmu agama. Setelah Kiai Kakang Gandhi meninggalkan dukuh tersebut, Munculah seekor buaya siluman yang ingin membalas dendam karena ada yang berani memasuki Guanya. Buaya tersebut sering memakan warga-warga ketika mereka sedang berjalan sendirian malam-malam. Wargapun resah dan mereka bermusyawarah bagaimana cara agar buaya tersebut tidak memakan korban jiwa lagi. Salah satu warga menawarkan diri untuk mencari Kiai Kakang Gandhi dan warga lainpun menyutujuinya. Akhirnya warga tersebut berhasil menemukan Kiai Kakang Gandhi. Setelah mendengar berita tersebut Kiai Kakang Gandhi memutuskan untuk kembali ke dukuh karang bolong dan bertarung dengan buaya yang sering memakan warga tersebut. Pertarungan sengitpun terjadi dan Kiai Kakang Gandhi memenangkan pertarungan tersebut dan buaya silumanpun meninggal.
Akhirnya Kiai Kakang Gandhi mengubur buaya siluman tersebut di Gua Kakang Gandhi dan menutup gua tersebut dengan kesaktiannya. Kemudian Kiai Kakang Gandhi melanjutkan kembali perjalanannya. Akhirnya dukuh yang bernama Karang Bolong berganti nama menjadi Dukuh Karang Boyo. Seiring berkembangnya zaman dukuh karang boyo memisahkan diri dari  desa kranggan dan ikut dengan desa tanjung sari karena letaknya yang lebih dekat dengan desa tanjung sari dari pada desa kranggan. Dan sampai sekarang masih menggunakan nama dukuh “Karang Boyo”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar